Tanaman Hidroponik Adalah Solusi Untuk Lahan Yang Terbatas

Tanaman hidroponik merupakan tanaman yang menggunakan air atau media non tanah sebagai tempat hidupnya. “Hydro” sendiri bersal dari bahasa Yunani yang berarti air. Jadi tanaman ini menggunakan media air sebagai tempat hidup. Namun terkadang orang – orang masih bingung dengan cara bertanam yang satu ini karena orang menganggap bahwa tanaman tidak bisa hidup jika tidak di tanam di tanah dan menganggap tanaman hanya akan membusuk dan mati jika di tanam di air. Namun jangan disangka bahwa media untuk bertanam ini hanya menggunakan air saja. Kita masih mebutuhkan media selain air untuk bertanam dengan metode hidroponik ini seperti misalnya kerikil, sabut kelapa, potongan kayu (serbuk gergaji), pasir, batu karang, batu bata, sekam padi, dan juga busa. Ini diperlukan guna mendukung tanaman tumbuh dengan baik.

Metode Tanaman Hidroponik

nutrisi hidroponik organik

Metode Tanaman Hidroponik merupakan metode yang ramah lingkungan karena tidak menggunakan pestisida. Pemilik hanya perlu melakukan perawatan secara berkala. Namun juga harus tetap memperhatikan media tanam yang digunakan. Media yang digunakan harus terhindar dari zat-zat yang beracun yang nantinya dapat membunuh tanaman. Serta media tanam juga harus memiliki drainase yang baik. Kadar oksigen juga sangat perlu diperhatikan dalam bertanam dengan metode ini karena jika kita menanam di tempat yang kadar oksigennya rendah, hal ini akan membuat tanaman layu dan akhirnya mati. Air juga perlu diperhatikan, karena air merupakan unsur utama dalam bercocok tanam model ini. Usahakan air yang dipakai jangan tercemar karena ini juga mempengaruhi kualitas hasil tanaman. Jika air yang digunakan tercemar dengan limbah, hal ini bisa menyebabkan tanaman menjadi layu dan akhirnya mati.

Nutrisi Tanaman Hidroponik


Pemberian Nutrisi yang cukup baik juga perlu diperhatikan agar tanaman tumbuh dengan baik. Selain itu intensitas cahaya dan penerangan yang cukup juga sangat penting untuk diperhatikan juga. Karena bagaimanapun juga tanaman memerlukan cahaya untuk mereka melakukan fotosintesis. Kita tahu bahwa fotosenstis merupakan suatu proses yang sangat penting bagi tanaman. Karena melalui proses inilah mereka mendapatkan makanannya. Oleh karena itu hal – hal yang berkaitan dengan fotosintesis sangat perlu diperhatikan.

Namun yang perlu diperhatikan adalah tidak semua jenis tanaman dapat hidup dengan metode hidroponik ini. Hanya beberapa jenis sayur- sayuran, buah-buahan bunga saja yang dapat di budidaya dengan metode hidroponik. Seperti misalnya kangkung, tomat, bayam, cabai, tomat, paprika, melon, dan anggrek. Budidaya tanaman hidroponik sangat cocok untuk bertanam sayuran di lahan yang terbatas. Kita tahu bahwa semakin hari banyak lahan kosong digunakan untuk mendirikan bangunan kantor-kantor, pabrik- pabrik dan pusat-pusat perbelanjaan. Tentunya hal ini membuat lahan untuk bertanam sayuran dan buah – buahan semakin berkurang. Padahal sayur- sayuran dan buah- buahan adalah nutrisi bagi kesehatan manusia. Hal itu menjadikan buah – buahan dan sayur= sayuran menjadi komoditi pangan yang paling diburu oleh masyarakat.

Kita bisa membayangkan apabila sudah tidak ada lagi lahan untuk bercocok Tanaman buah- buahan dan sayuran di negeri kita. Haruskah kita selalu mengekspor buah – buahan dan sayur-sayuran dari luar negeri, padahal negeri kita terkenal dengan negeri yang sangat subur. Tentu hal itu menjadi pertimbangan pemerintah untuk mengatasi permasalahan itu. Tanaman hidroponik adalah salah satu solusi dari permasalahan itu semua. Kita bisa menggunakan media hidroponik untuk budidaya sayur – sayuran dan buah- buahan. Iklim di Indonesia juga sangat mendukung budidaya sayuran dengan metode ini. Karena tanaman hidroponik sangat cocok dengan iklim tropis. Selain cara perawatannya yang cukup mudah tanaman ini sehat karena tidak menggunakan pestisida dan herbisida, yang tentunya hal ini sangat berbahaya bagi tubuh kita apabila kita mengkonsumsinya setiap hari.

Selain sehat tanaman hidroponik ini ternyata juga menghemat tempat. Kita tidak perlu khawatir jika kita tinggal di perumahan yang sempit dan tidak ada lahan untuk bercocok tanam. Menanam tanaman hidroponik adalah solusinya. Anda bisa mencoba metode sederhana ini di rumah anda masing- masing. Dengan berbekal ember bekas atau botol bekas air minum kemasan dan kerikil yang ada disekitar rumah anda. Anda sudah bisa mencoba metode ini. Selain anda mendapat keuntungan dengan hasil panen dari tanaman hidroponik ini, tentu metode ini juga akan mengurangi limbah. Karena botol bekas minuman bisa digunakan sebagai media tanam.

Kelebihan Tanaman Hidroponik

Selain itu Tanaman hidroponik ini juga tumbuhnya lebih cepat dibandingkan dengan bertanam dengan metode konvensional. Tentunya hal ini juga akan mempercepat proses pemanenan. Hal yang di tunggu dari menanam tanaman adalah masa panen. Tentunya hal ini sangat menguntungkan bagi kita. Selain menghemat lahan proses panennya juga cepat. Selain itu menurut survei tanaman hidroponik juga lebih kebal dari penyakit. Tentunya hal ini membuat pemakaian pestisida dan herbisida menjadi lebih sedikit dibandingkan dengan bertanam dengan metode konvensional atau bertanam dengan menggunakan tanah.

Saat ini pemerintah sudah mulai gencar melakukan sosialisasi tentang metode hidroponik. Selain untuk memberikan solusi berkurangngya lahan untuk bercocok tanam. Tentu hal ini juga sangat membantu penghijauan di negeri kita, Indonesia tercinta ini. Dengan semakin merebaknya isu global warming, tentu tanaman hidroponik menjadi solusi juga untuk proses penghijauan. Dengan mewajibkan satu rumah satu tanaman hidroponik, hal ini akan sangat membantu menyumbang oksigen dunia.

Seringkali kita jumpai gedung- gedung bertingkat yang menjadikan tanaman hidroponik sebagai hiasan. Ya, tanaman hidroponik bukan hanya tentang sayur – sayuran dan buah – buahan saja. Namun jangan salah, bunga juga bisa di tanam dengan metode hroponik. Bunga anggrek contohnya. Bunga ini sangat sering sekali kita jumpai bergantungan di gedung perkantoran ataupun di rumah – rumah. Selain menghemat tempat tanaman ini juga bisa menjadikan suasana ruangan lebih indah dan asri. Hal ini tentunya membuat orang suka sekali memandangnya.

Tanaman hidroponik merupakan tanaman yang ramah lingkungan dan hemat lahan. Setelah adanya pemaparan tentang tanaman hidroponik di atas, mulai dari bahan yang digunakan, cara perawatan, serta kelebihan – kelebihan dari tanaman ini, tentunya hal ini sangat menarik untuk dicoba. Memulai metode ini dari rumah kita sendiri yang kekurangan lahan, dan setelah melihat hasilnya tentu hal ini akan membuat tetangga yang ada disekitar perumahan kita ingin mencobanya. Ayo segera kita terapkan metode ini di rumah sekarang juga. Kita bisa mulai mencoba bertanam dengan metode hidroponik ini di rumah dengan memanfaatkan media tanam yang ada di sekitar kita. Jadi jangan takut menanam meskipun tak ada lahan. Selain menhemat lahan, beerawal dari percobaan kecil ini bisa menjadi bisnis menjanjikan juga loh karena biaya perawatan yang murah meriah dan hasil panen yang cepat. Ayo segera menanam dengan metode ini. Kalau masih bingung dengan metode ini silahkan mencoba ntuk membaca buku tentang bertanam hidroponik, ya. Selamat mencoba.

Incoming search terms:

  • hal apa yang membuat di indonesia sangat cocok untuk bercocok tanam
  • masalah dan solusi dalam melaksanakan hidroponik
  • tanaman hidroponik yg indah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *