Cara Menanam Hidroponik Terong

Tanaman terong pasti tidak asing lagi ditelinga kita bukan. Terong adalah tanaman bernama latin Solanum Melongena yang berkerabat dekat kentang dan leunca, dan agak jauh dari tomat. Pada umumnya, terong tumbuh liar atau tumbuh di lahan yang cukup luas. Namun terong tidak hanya bisa ditanam secara biasa loh tetapi bisa ditanam dengan metode hidroponik. Metode menanam secara hidroponik adalah metode menanam tanpa menggunakan media tanah yang sangat efisien untuk keterbatasan lahan. Mau tahu cara menanam terong secara hidroponik. Langsung saja berikut adalah cara menanam hidroponik terong.

tanaman-terong

Pertama, Siapkan Alat dan Bahan Untuk Menanam Hidroponik Terong.

Untuk memulai menanam hidroponik terong, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan bahan dan alat-alatnya. Inilah yang perlu anda siapkan.

  1. Bibit Terong
  2. Wadah Semai atau Wadah Pembibitan

Wadah semai ini adalah tempat untuk meletkan media tanam dan bibit terong. Anda dapat memilih beberapa wadah semai seperti pot plastik, polybag, bak plastik dan kotak kayu. Pemilihan wadah semai tergantung selera anda.

  1. Media Tanam Hidroponik Terong

Media yang dapat digunakan untuk menanam hidroponik terong diantaranya adalah  pasir halus, arang sekam atau rockwool, serbuk gergaji, pecahan genteng dan serbuk sabut kelapa.

  1. Kertas Tissue atau Koran Basah
  2. Centong
  3. Pinset
  4. Benang Rami
  5. Larutan Encer Hara
  6. Air
  7. Wadah Semai dengan Ukuran Lebih Besar

Kedua, Cara Menanam Hidroponik Terong Agar Berhasil.

Agar berhasil dalam proses penanaman terong secara hidroponik, anda harus memperhatiakan langkah-langkah berikut.

  1. Seleksilah bibit terong anda menggunakan pinset.
  2. Campurkan bibit terong dengan media tanam yang anda pilih. Aduk campuran tersebut dengan centong.
  3. Setelah tercampur dengan baik, tuangkan benih terong yang sudah dicampur media yang anda pilih ke wadah semai dengan ketebalan 5-7 cm secara merata.
  4. Lalu tutuplah dengan media tanam sekitar 3-5 mm. Tutup permukaan media dengan tisu yang dibasahi handsprayer.
  5. Simpanlah tanaman anda di tempat gelap dan aman. Jangan lupa di kenakan sinar matahari selama 1-2 jam tujuannya supaya bibit terong anda tumbuh dengan baik.
  6. Setelah bibit terong anda berubah menjadi kecambah, buang tisunya.
  7. Sirami kecambah tersebut menggunakan hairspray yang berisi air. Tetapi jangan berlebihan karena dapat mengakibatkan kebusukan.
  8. Setelah benih tumbuh semakin besar dalam jangka waktu tiga sampai empat minggu, pindahlah ke dalam wadah semai yang lebih besar. Pemindahan  tanaman dilakukan karena media tidak lagi mampu memuat akar. Jangan lupa untuk mengikat tanaman anda  dengan tali rami agar tanaman tersebut tumbuh tegak.
  9. Langkah terakhir adalah mengawasi masa pertumbuhan tanaman terong anda. Pada masa pertumbuhan, penyiraman dapat dilakukan 5-6 kali sehari menggunakan air dan tambahan larutan encer hara 1.5-2.5 liter setiap harinya yang bertujuan untuk kesuburan tanaman terong hidroponik anda.

Itulah cara menanam hidroponik terong yang bisa saya bagikan. Semoga bermanfaat dan berhasil.

Incoming search terms:

  • air 1 5 semai tanaman
  • cara menanam leunca di pot
  • cara menyemai leunca
  • cara semai terong pakai tisue

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *