Cara Menanam Hidropinik Bayam

Pasti banyak yang bertanya bagaimana cara menanam bayam secara hidroponik. Jangan khawatir, berikut adalah cara yang bisa dilakukan.

Bayam Duri

Penyemaian benih Hidroponik Bayam

Cara pertama ini terdapar beberapa langkah yang bisa dilakukan. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  1. Siapkanlah arang sekam di dalam sebuah wadah atau bisa juga nampan. Jika tak ada nampan bisa wadah yang agak lebar, seperti piring yang besar, atau loyang yang sudah tak terpakai. Intinya harus lebar.
  2. Siapakan benihnya. Kemudian campur benih tersebut dengan pasir kering dan yang halus. Usahakan tercampur rata dan menyeluruh.
  3. Setelah itu, taburkan benih bayam yang sudah dicampur dengan pasir tersebut ke dalam sebuah wadah atau nampan. Ratakan hingga campuran tersebut menutupi seluruh dasar nampan.
  4. Selanjutnya taburkan arang sekam ke dalam wadah tersebut setinggi 5 mm.
  5. Tutup wadah atau nampan tersebut dengan menggunakan tisu basah.
  6. Setelah itu rutinlah menyemprot benih tersebut dengan air setiap pagi dan sore agar media selalu lembab. Jika kelupaan menyemprotnya maka benih tidak akan tumbuh.

Jika langkah-langkah di atas sudah dilakukan dengan benar, maka hanya dalam waktu 2 hari saja akan terlihat kecambah dari benih bayam tersebut. Tunggulah tanaman bayam itu memiliki daun. Biasanya waktu yang dibutuhkan selama sepuluh hari lamanya. Saat itu jumlah daunnya kurang lebih dua hingga empat daun, dan memiliki ketinggian sekitar tujuh sentimeter. Setelah daun-daun terlihat, maka tanaman bayam tersebut sudah bisa dipindahkan ke dalam alat hidroponik.

Penanaman pada alat hidroponik

Setelah diambil dari tempat penyemaian, maka bisa mulai menanamnya pada sterofom yang sudah dilubangi sebelumnya. Gunakan bantuan kapas atau gabus sebagai penyangga tanaman bayam dengan jarak kurang lebih 15 cm setiap tanaman. Ini berfungsi supaya antara tanaman tidak jatuh dan saling berebut makanan. Kemudian sterofom yang sudah ditanami bayam tersebut dapat dimasukkan ke dalam talang sebagaj alat hidroponik. Air pun bisa dialirkan secara terus menerus melalui talang. Setelah 1 hingga 1,5 bulan, maka tanaman bayam sudah siap untuk dipanen.

Itulah cara menanam bayam hidroponik. Semoga artikel ini mungkin bermanfaat.

Incoming search terms:

  • budidaya bayam duri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *