6 Pilihan Media Tanaman Hidroponik

Bagi anda yang menyukai atau hobi menanam tanaman hidropobik, anda tentunya harus mengetahui Media Tanaman Hidroponik itu sendiri. Eits, media tanamnya tidak asal, loh! penasaran? Ini dia beberapa pilihan media untuk tanaman hidroponik anda.

Arang Sekam

Arang sekam merupakan media tanaman hidroponik yang paling popular dan sering digunakan. Arang sekam ini merupakan limbah dari proses penggilingan padi dimana arang sekam ini diperoleh dari pembakaran limbah yang berupa kulit padi dengan teknik pembakaran tidak smepurna. Media tanam yang satu ini mempunyai porositas yang baik, mudah mengikat air, tidak mudah lapuk, dan merupakan sumber kalium sehingga sangat baik untuk jenis tanaman hidroponik. Selain itu juga arang sekam dapat menahan air lebih lama dan membawa zat-zat organic yang dibutuhkan oleh tanaman. Salah satu keunggulan yang dimiliki arang sekam adalah memiliki daya tahan yang cukup lama, mudah terurai, dan bisa digunakan berulang-ulang. Tanaman tumbuh-tumbuhan dan sayur-sayuran sangat cocok menggunakan media tanam ini tentunya secara hidroponik. Sehingga mampu menghasilkan sayur dan buah yang baik.

Gel (Hydrogel)

Media tanaman hidroponik yang satu ini terbilang tidak biasa dan unik. Bagi anda yang ingin menanam tanaman hidroponik tapi tetap memperhatikan estetika, anda dapat menggunakan hydrogel. Hydrogel ini memiliki bentuk yang menarik yaitu bilat dengan warna yang beraenak ragam. Jadi ruangan atau taman anda pun akan terlihat cantik dan menarik. Hydrogel ini adalah Kristal-kristal yang juga sering digunakan sebagai media untuk tanaman hidroponik. Hampir semua jenis tanaman hias indoor dapat ditanam pada media ini, misalnya anthurium dan philodendron. Tetapi hydrogel ini tidak cocok untuk tanaman berakar keras. Nah, dengan menggunakan media tanam hydrogel ini, tanaman anda akan terlihat cantik selain itu juga media tanam ini sangat praktis, efisien, dan tidak merepotkan.

Sabut Kelapa (Coco Peat)

Sabtut kelapa merupakan media tanam organic yang diperoleh dari hasil pengolahan limbah sabut kelapa. Sabut kelapa sebagai media tanam sebaiknya berasal dari buat kelapa tua karena kelapa tua memiliki serat yang kuat. Media tanaman hidroponik yang satu ini memiliki kemampuan air yang cukuo tinggi serta PH yang stabil yaitu antara 5.0 sampai 6.8. Penggunaan sabut kelapa sebagai media tanam ini sebaiknya digunakan pada daerah yang bercurah hujan rendah karena air yang berlebihan dapat menyebabkan sabut kelapa menjadi cepat lapuk. Dalam penggunaannya, sebaiknya sabut kelapa ini dicampurkan dengan media tanam yang lain seperti arang sekam. Hal ini dilakukan guna meningkatkan aerasi dan mencukupi pasokan oksigen pada akar tanaman. Kelebihan dari sabut kelapa sebagai media tanam ini yaitu karakteristiknya yang mampu mengikat dan menyimpan air dengan kuat.

Perlite

Media tanaman hidroponik yang lainnya yaitu perlite. Perlite merupakan bebatuan kecil berwarna putih yang berasal dari batu silica yang dipanaskan dengan suhu tinggi. Perlite ini sangat ringan dan memiliki PH netral, loh! Selain itu juga perlite memiliki aerasi yang tinggi. Media tanam yang satu ini merupakan produk mineral ringan yang memiliki kapasitas tukar kation dan daya serap air yang rendah. Fungsi perlite ini yaitu menurunkan berat jenis dan meningkatkan daya serap air. Dalam penggunaanya, biasanya perlite ini dicampurkan dengan media tanam yang lain seperti vermiculite atau coco peat agar menghasilkan tanaman hidroponik yang berkualitas baik.

Vermiculite

Vermiculite ini sebenarnya hampir sama dengan perlite. Vermiculite ini merupakan media anorganik steril yang dihasilkan dari pemanasan kepingan mika. Media tanam vermiculite ini mengandung potassium dan helium yang tinggi. Sifatnya hampir mirip dngan perlite, tetapi merupakan media tanam yang memiliki kemampuan kapasitas tukar kation yang tinggi, berbeda dengan perlite yang mempunyai kapasitas tukar kation yang rendah. Selain itu juga vermiculite ini dapat menurunkan berat jenis, me dan meningkatkan daya serap air jika digunakan sebagai campuran media sehingga mudah diserap oleh akar tanaman. Dalam penggunaannya, vermiculite ini dapat anda campurkan dengan perlite.

Rockwool

Rockwool atau yang disebut juga dengan mineral wool merupakan media tanam anorganik yang dibuat dari batuan basalt yang dipanaskan dengan suhu super tinggi. Bentuk dari rockwool itu sendiri adalah mirip busa, sangat ringa, dan memiliki serabut-serabut halus. Penggunaan rockwool sangat popular dan paling banyak oleh petani tanaman hidroponik di Eropa. Rockwool ini memiliki kemampuan menahan air dan udara dalam jumlah yang besar sehingga mendukung perkembangan akar tanaman hidroponik anda.

Begitulah 6 pilihan Media Tanaman Hidroponik yang dapat anda gunakan. Selamat mencoba!

Incoming search terms:

  • mediatanaman
  • Penggunaan daun cemara untuk metan hidroponik
  • pilihan hidroponik
  • punya tanaman organik steril yang berasal dari pemanasan kepingan-kepingan Mika mengandung kalium biasa disebut
  • tanaman yg cocok untuk tanah loh selain padi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *